|
It is currently Sat Nov 28, 2009 11:22 pm
|
View unanswered posts | View active topics
| Welcome |
|
|
Selamat datang di Forum Chickaholic (http://www.chickaholic.co.cc)
Disini Anda dapat saling berbagi ilmu pengetahuan tentang perunggasan yang ada di Indonesia maupun di negara yang lain. Sampaikan semuanya dengan bebas asal sopan dan bertanggungjawab.
Terimakasih.
Salam,
admin forum
Keterangan:
Untuk mendaftar silahkan klik Join Us di bagian kanan atas halaman ini.
Jika Anda telah mendaftar, silahkan klik login terlebih dahulu, untuk mengikuti forum yang ada.
Jika Anda masih bingung cara mendaftar dan keterangan lain, klik dan baca FAQ diatas.
Iklan yang ada dalam forum ini bukanlah bagian dari web chickaholic. Ini adalah penawaran dari sponsor kami, kami tidak bertanggungjawab jika iklan yang disampaikan adalah palsu atau mengandung program jahat. Oleh karena itu jangan asal klik jika tidak membutuhkannya.
Jurnal of Poultry Science tahun 2003-2008 dapat Anda download di http://www.chickaholic.co.cc (bagian download e-book) |
|
Page 1 of 1
|
[ 4 posts ] |
|
| Author |
Message |
|
pasya
|
Post subject: tetelo Posted: Sun Oct 18, 2009 12:31 am |
|
Joined: Sat Oct 17, 2009 11:55 pm Posts: 2
|
|
salam kenal, om admin ijin mo gabung, mohon pencerahannya ttg tetelo khususnya setelah sembuh pada burung dara. yang ingin saya tanyakan adalah apakah benar virus pmp pd tetelo itu tdk mati, melainkan tidur? dan apakah benar virus tersebut jg akan di wariskan kpd anak2nya~ terima kasih
|
|
| Top |
|
 |
|
zuper_kamikaze
|
Post subject: Re: tetelo Posted: Mon Oct 19, 2009 8:38 pm |
|
Joined: Sat Oct 10, 2009 1:19 pm Posts: 5
|
|
Penyakit Telelo atau Newcastle Disease (ND) biasa juga disebut dengan istilah penyakit Samper Ayam ataupun Pes Cekak. Dimana penyakit ini merupakan suatu infeksi viral yang menyebabkan gangguan pada saraf pernapasan. Penyakit ini disebabkan oleh virus Paramyxo dan biasanya dikualifikasikan menjadi:
* Strain yang sangat berbahaya atau disebut dengan Viscerotropic Velogenic Newcastle Disease (VVND) atau tipe Velogenik, tipe ini menyebabkan kematian yang luar biasa bahkan hingga 100%.
* Tipe yang lebih ringan disebut degan “Mesogenic”. Kematian pada anak ayam mencapai 10% tetapi ayam dewasa jarang mengalami kematian. Pada tingkat ini ayam akan menampakangejala seperti gangguan pernapasan dan saraf. * Tipe lemah (lentogenik) merupakan stadium yang hampir tidak menyebabkan kematian. Hanya saja dapat menyebabkan produktivitas telur menjadi turun dan kualitas kulit telur menjadi jelek. Gejala yang tampak tidak terlalu nyata hanya terdapat sedikit gangguan pernapasan.
ND sangat menular, biasanya dalam 3-4 hari seluruh ternak akan terinfeksi. Virus ini ditularkan melalui sepatu, peralatan, baju dan burung liar.
Pada tahap yang mengenai pernapasan maka virus akan ditularkan melalui udara. Meskipun demikian pada penularan melalui udara, virus ini tidak mempunyai jangkauan yang luas. Unggas yang dinyatakan sembuh dari ND tidak akan dinyatakan sebagai “carrier” dan biasanya virus tidak akan bertahan lebih dari 30 hari pada lokasi pemaparan.
Gejala yang nampak pada ayam yang terkena penyakit ini adalah sebagai berikut:
* Excessive mucous di trakea. * Gangguan pernapasan dimulai dengan megaop-megap, batuk, bersin dan ngorok waktu bernapas. * Ayam tampak lesu. * Napsu makan menurun. * Produksi telur menurun. * Mencret, kotoran encer agak kehijauan bahkan dapat berdarah. * Jengger dan kepala kebiruan, kornea menjadi keruh, sayap turun, otot tubuh gemetar, kelumpuhan hingga gangguan saraf yang dapat menyebabkan kejang-kejang dan leher terpuntir.
Penanggulangan penyakit ini dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:
* Ayam yang tertular harus dikarantina atau bila sudah pada stadium berbahaya maka harus dimusnahkan. * Vaksinasi harus dilakukan untuk memperoleh kekebalan. Vaksinasi pertama, dilakukan dengan cara pemberian melalui tetes mata pada hari ke 2. Untuk berikutnya pemberian vaksin dilakukan dengan cara suntikan di intramuskuler otot dada. * Untuk memudahkan untuk mengingat mengenai waktu pemberian vaksin, seorang pakar menyarankan agar memberikan vaksin ini dilakukan dengan pola 444. maksudnya vaksin ND diberikan pada ayam yang berumur 4 hari, 4 minggu, 4 bulan dan seterusnya dilakukan 4 bulan sekali. Akan tetapi pola pemberian ini dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan efektivitas terbaik dari hasilnya.
Pencegahan yang harus dilakukan oleh para peternak mengingat penyakit ini sangat infeksius adalah sebagai berikut:
* Memelihara kebersihan kandang dan sekitarnya. Kandang harus mendapat sinar matahari yang cukup dan ventilasi yang baik. * Memisahkan ayam lain yang dicurigai dapat menularkan penyakit ini. * Memberikan ransum jamu yang baik, yang terbuat dari bahan-bahan tradisional yang dapat membantu meningkatkan kekuatan dan kekebalan tubuh ayam.
sedikit tambaha ilmu.. maaf kalau kurang mengena jawabannya, untuk sedikit pengetahuan aja, karena sama sama belajar....
|
|
| Top |
|
 |
|
pasya
|
Post subject: Re: tetelo Posted: Fri Oct 23, 2009 3:15 pm |
|
Joined: Sat Oct 17, 2009 11:55 pm Posts: 2
|
|
Wah mas zuper... makasih nih tambahan ilmunya.... berarti banget buat saya, berarti untuk kasus tetelo pada burung dara pada prinsipnya sama saja ya?
|
|
| Top |
|
 |
|
zuper_kamikaze
|
Post subject: Re: tetelo Posted: Tue Nov 10, 2009 10:40 pm |
|
Joined: Sat Oct 10, 2009 1:19 pm Posts: 5
|
lha, ya ini yang ngak berani mutusi  ... maklum, basic saya bukan dari peternakan ataupun jenis penyakit, jadi menurut "gepuk tular", atau nalar ( yang dipaksakan) aja... khan kalo ngerjakan aritmatika pakai rumus dan sedikit nalar... hahhhahaha, maaf bila jawaban kurang berkenan dan mohon koreksi bila salah..
|
|
| Top |
|
 |
|
Page 1 of 1
|
[ 4 posts ] |
|
Who is online |
Users browsing this forum: No registered users and 1 guest |
|
You cannot post new topics in this forum You cannot reply to topics in this forum You cannot edit your posts in this forum You cannot delete your posts in this forum You cannot post attachments in this forum
|
|